Kursus di Surabaya

Bumbu Tabur Rasa BBQ, Keju, Balado, Garlic, dll
Ice Cream Powder - Serbuk Ice Cream Cone
Pengawet Makanan - Sodium Benzoate
Anti Gumpal - Anti Cacking Agent - Tri Calcium Phospat
Glucono Delta Lactone - Penggumpal Susu Kedelai untuk produksi Tahu Halus - Tahuwa
Soda Kie untuk Pengenyal Mie
Bumbu Marinate - Bumbu Perendam
Selongsong Sosis & Bumbu Sosis
Tepung Fried Chicken Crispy & Keriting
Bread Crump - Tepung Roti Crispy untuk Nugget & Tempura
Essence aneka rasa untuk minuman rasa Lecy, Strawberry, Apel, Teh, Cocopandan, dll
Gelatin, bahan baku permen jelly
Jelly Gum - Tepung Jelly, Carragenan Gum
CMC Food Grade - Pengental untuk syrup, saos, kecap


Pages

Senin, 19 Januari 2009

Rekor Muri Tristar Culinary Institute : Menghias Tart Terbanyak oleh PAUD (1031Peserta)

Tristar Culinay Institute kembali membikin heboh Surabaya. Kali ini mengusung 1.031 anak-anak PAUD (TK dan Playgroup) dengan menghias 1031 kue tart di Atrium City of Tomorrow (CITO), Surabaya, Sabtu 17 Januari 2009.
Prestasi ini dicatatkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI) karena peserta menghias kue tart ini jumlahnya sangat fantastis dan kue yang dihias juga dalam jumlah yang sangat besar.

Anak-anak usia dini yang biasanya hanya menjadi subyek makan kue, kini dilibatkan menghias kue tart yang menghabiskan 1500 butir telur, 120kg tepung dan 200kg butter cream, dan bahan kue lainnya.
“Kami sering mengadakan acara semacam ini di plasa-plasa, tetapi yang terbanyak ya baru kali ini. Mudah-mudahan ini bermanfaat,” President Direktur Tristar Culinary Institute, Ir Juwono Saroso, di Atrium City of Tommorow.

Gambar : Presiden Directur Tristar Culinary Institute Bpk. Ir Juwono Saroso sedang menerima penghargaan rekor dari MURI



Tristar Culinary Institute Sebagai Sekolah Kuliner di Surabaya, mengadakan acara ini dengan tujuan untuk mengenalkan dapur & memasak kepada anak anak sejak Usia Dini. Memasak adalah suatu kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan di dapur adalah bisa mengembangkan Kreativitas Anak.
Anak bebas berekspresi, memadukan warna & memberi hiasan pada kue Tartnya. Melatih Psikomotorik halus pada anak anak.
Selain mengenalkan kegiatan memasak, Kegiatan ini juga bertujuan menunjukkan bahwa Profesi Chef (Koki) adalah profesi yang bisa
dibanggakan. Banyak Prestasi yang bisa diraih dari kegiatan Masak Memasak.
Peserta kegiatan ini adalah anak anak Pendidikan Usia Dini (PAUD),
dari berbagai sekolah kelompok bermain (playgroup). TK & SD, yang dikoordinir oleh HIMPAUDI Surabaya & Sidoarjo & Hypermart City Of Tommorow.

Ini dia beberapa foto dari adik-adik kita yang ikut meramaikan Event menghias Tart Terbanyak yang diadakan di City of Tomorrow pada tanggal 17 Januari 09. Asyiknya bergaya menjadi koki cilik ^^









Oleh: Ir Juwono Saroso
Presiden Direktur Tristar Culinary Institute.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Hp 0818317838 – 031-70022988

Rekor Muri Tristar Culinary Institute: Menghias Kue Tart Terbanyak.
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Surabaya - Bila selama ini anak-anak hanya menjadi subyek sebagai pemakan kue, maka di acara menghias kue tart yang digelar di City of Tomorrow (CITO), anak-anak dilibatkan dalam menghias kue. Istimewanya, acara itu mendapatkan rekor MURI dengan kategori menghias tart dengan peserta terbanyak yakni 1.031 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

"Dengan kegiatan ini kami ingin anak-anak merasa dilibatkan dalam proses pembuatan makanan," ujar Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Surabaya, Ivonne Adrika kepada wartawan di CITO, Sabtu (17/1/2009).

Ivonne menambahkan bahwa selain bisa melatih psikomotorik halus pada anak-anak, kegiatan itu juga bisa mengembangkan kreativitas anak selain tentu saja kegembiraan pada mereka karena diberikan kepercayaan untuk mengekspresikan diri.

Dengan asyiknya para bocah itu memberikan pasta berwana-warni di atas kue tart yang telah disediakan. Sementara yang lain juga asyik menempelkan butiran permen berwarna-warni sebagai hiasan kuenya.

"Anak-anak yang berpartisipasi itu berasal dari TK dan kelompok bermain di Surabaya dan Sidoarjo," tambah Ivonne.

Sementara itu Presiden Direktur Tristar Culinary Institute, Juwono Saroso, sebagai salah satu penyelenggara acara mengatakan kue tart yang dihias oleh anak-anak itu telah menghabiskan 1.500 butir telur, 120kg tepung sponge, 200 kg butter cream dan berbagai bahan kue lainnya. Kue sebanyak itu diproduksi oleh crew Hypermart City of Tommorow 24jam nonstop sebelum acara dimulai.

Piagam MURI sendiri diberikan langsung oleh Manager MURI, Sri Widayati, kepada empat institusi penyelenggaranya yakni Tristar Culinary Institute, CITO, Hypermart CITO dan Himpaudi. Acara itu tercatat di MURI sebagai rekor yang ke 3.556

Tidak ada komentar:

Posting Komentar