Kursus di Surabaya

Bumbu Tabur Rasa BBQ, Keju, Balado, Garlic, dll
Ice Cream Powder - Serbuk Ice Cream Cone
Pengawet Makanan - Sodium Benzoate
Anti Gumpal - Anti Cacking Agent - Tri Calcium Phospat
Glucono Delta Lactone - Penggumpal Susu Kedelai untuk produksi Tahu Halus - Tahuwa
Soda Kie untuk Pengenyal Mie
Bumbu Marinate - Bumbu Perendam
Selongsong Sosis & Bumbu Sosis
Tepung Fried Chicken Crispy & Keriting
Bread Crump - Tepung Roti Crispy untuk Nugget & Tempura
Essence aneka rasa untuk minuman rasa Lecy, Strawberry, Apel, Teh, Cocopandan, dll
Gelatin, bahan baku permen jelly
Jelly Gum - Tepung Jelly, Carragenan Gum
CMC Food Grade - Pengental untuk syrup, saos, kecap


Pages

Selasa, 09 Juni 2015

Tataboga: Belajar Membuat Batagor dan Siomay Bandung di Sekolah Masak - Tristar Culinary Academy





Makanan seperti siomay dan batagor kini sudah menjamur di berbagai tempat. Hal ini tentu dikarenakan citarasa makanan ini banyak diminati oleh masyarakat. Dengan alasan inilah Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya mengadakan kursus dengan materi yang terdiri dari Siomay Bandung, Batagor dan Otak-otak Tengiri Bakar. Tak hanya diajarkan cara membuat Siomay, Batagor dan Otak-otak Tengiri Bakar saja namun kursus yang diadakan pada hari Selasa (06/07) pukul 13.30 WIB ini juga diajarkan cara membuat saus kacang dan sambal pelengkapnya.
Adapun materi kursus kali ini diajarkan oleh Yanuar yang merupakan salah satu pengajar perkuliahan Culinary di Tristar Culinary Institute. Metode kursus yang digunakan dalam kursus di Tristar Culinary Institute ini adalah metode praktik langsung. Namun tak lupa Yanuar selaku pengajar memberikan penjelasan dan pengetahuan mengenai bahan-bahan yang digunakan dalam materi yang diajarkan sebelum praktik dimulai. Peserta kursus yang terdiri dari 4 orang kali ini tak hanya datang dari Surabaya saja melainkan juga datang dari luar daerah yaitu Madiun dan Jember. Tampak para peserta sangat antusias mendengarkan berbagai penjelasan mengenai bahan-bahan yang diberikan oleh Yanuar.
Setelah beberapa saat penjelasan diberikan, maka para peserta langsung diberikan tugas yang masing-masing orang wajib mempersiapkan satu macam resep sebelum dimasak.
Para peserta yang masing-masing sudah diberikan tugas ini langsung menuju ke meja praktik untuk memulai menimbang, membersihkan dan memotong berbagai bahan yang digunakan. Kemudian masing-masing bahan tersebut dimasukkan ke dalam wadah-wadah kecil. Bila semua bahan telah siap, maka masing-masing orang yang sudah mendapat tugas tersebut langsung bisa mempraktikkan resepnya dan tentunya dengan panduan dari Yanuar.


Para peserta yang belum mendapat giliran untuk mempraktikkan salah satu resepnya bisa melihat secara langsung setiap proses memasak yang sudah dipraktikkan oleh peserta lainnya. Sehingga dengan metode seperti ini diharapkan para peserta bisa langsung mengetahui dimana kesulitan dan kendalanya. Dan diharapkan para peserta langsung mahir dalam mempraktikkan materi yang sudah diajarkan dalam kursus.

Selang beberapa waktu kemudian, para peserta sudah siap dengan bahan-bahan yang akan digunakan dalam praktik memasak. Yanuar pun segera memandu satu per satu peserta untuk mempraktikkan masing-masing materi yang sudah ditugaskan. Dan peserta lainnya juga bisa ikut menyimaknya. Adapun cara memasaknya diawali dengan membuat semua adonan terlebih dahulu kemudian dilankutkan dengan membentuk berbagai adonan tersebut masing-masing menjadi Siomay, Batagor dan Otak-otak Bandeng Bakar.

Begitu seluruh adonan telah siap, maka masing-masing adonan diproses dengan proses yang berbeda-beda. Untuk proses pengolahan Siomay Bandung diproses dengan cara dikukus, Batagor diproses dengan cara digoreng sedangkan Otak-Otak Bandeng Bakar diproses dengan cara dikukus kemudian dibakar.



Selesai memproses seluruh bahan dan manjadi makanan yang siap disantap ini, para peserta mulai siap-siap membersihkan diri. Tak hanya itu saja, Yanuar selaku pengajar masih mempersilahkan para peserta untuk bertanya tentang materi yang diajarkan kali ini bila ada yang kurang jelas. Di akhir acara kursus para peserta bisa membawa pulang hasil jadi makanan yang sudah dipraktikkan. Peserta mengaku cukup puas mengikuti jalannya kursus dikarenakan diajarkan oleh tenaga yang ahli di bidangnya serta didukung oleh sarana yang sangat memadai. “Sepertinya saya akan mengikuti kursus di Tristar Culinary Institute lagi di lain waktu. Karena saya sangat senang dengan metode yang diberikan.”ujar Bewin Febri yang merupakan salah satu peserta dari Madiun./nv

Tidak ada komentar:

Posting Komentar